Profil Sir Joseph John Thomson: Fisikawan dan Nobel Laureate

Joseph John Thomson lahir pada 18 Desember 1856 di Cheetham Hill, Manchester, Inggris. Orang tuanya, Joseph James Thomson dan Emma Swindells, memberinya landasan yang kuat dalam ilmu pengetahuan sejak dini.

Pada usia yang tidak lazim, 14 tahun, ia diterima di Owens College di Manchester di mana ia mulai mengeksplorasi sains di bawah bimbingan Balfour Stewart, seorang Profesor Fisika yang memperkenalkannya pada penelitian fisik.

Setelah meraih gelar Bachelor of Arts di matematika dari Trinity College, Cambridge, ia terus meniti karier akademiknya.

Pada tahun 1890, Thomson menikahi Rose Elisabeth Paget, putri dari Sir George Edward Paget, seorang dokter dan profesor fisika di Cambridge. Mereka memiliki dua orang anak: George Paget Thomson, yang juga mendapatkan Nobel atas karyanya tentang sifat gelombang elektron, dan Joan Paget Thomson, yang menjadi seorang penulis terkenal.

Karier dan Penelitian

Pada 22 Desember 1884, Thomson diangkat sebagai Profesor Fisika Cavendish di University of Cambridge. Meskipun keputusan ini mengejutkan karena usianya yang masih muda, Thomson telah terbukti sebagai seorang matematikawan yang luar biasa. Pada tahun 1906, ia dianugerahi Nobel atas karyanya tentang konduksi listrik dalam gas. Sebagai seorang guru, Thomson juga melahirkan tujuh pemenang Nobel lainnya di antara murid-muridnya.

Setelah karier yang gemilang, Thomson meninggal pada 30 Agustus 1940. Namun, warisannya tetap hidup melalui kontribusi ilmiahnya dan melalui murid-muridnya yang gemilang di bidang fisika. Pemikirannya masih memengaruhi bidang fisika modern hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *