Profil Charles Coulson: Matematikawan dan Kimiawan

Charles Alfred Coulson, lahir pada 13 Desember 1910 di Dudley, Inggris, adalah seorang matematikawan terapan dan kimiawan teoritis asal Britania Raya. Selain menjadi tokoh utama dalam bidang ilmiah, Coulson juga dikenal sebagai penginjil lay Methodis yang aktif, serta memiliki peran signifikan dalam berbagai organisasi seperti Dewan Gereja Sedunia dan Oxfam. Mari kita telusuri lebih lanjut tentang profilnya.

Kehidupan Awal

Orang tua Charles Coulson adalah pendidik yang berasal dari Midlands, Inggris. Ayahnya, Alfred, adalah kepala Dudley Technical College dan pengurus Sekolah Minggu Metodis, sementara ibunya, Annie Sincere Hancock, menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar Tipton. Keluarga Coulson memelihara suasana rumah yang religius Methodis.

Charles dan saudaranya, John Metcalfe Coulson, menunjukkan bakat akademik sejak dini. Pada usia 13 tahun, Charles meraih beasiswa untuk masuk ke Clifton College di Bristol, yang memiliki fokus kuat pada ilmu pengetahuan dan matematika. Kesuksesannya di Clifton mengantarnya meraih beasiswa masuk ke Trinity College, Cambridge, pada tahun 1928.

Di Cambridge, Coulson terlebih dahulu mengambil ujian Matematika Tripos. Ia meraih gelar Sarjana Terbaik pada ujian universitas pada tahun 1931. Kemudian, ia melanjutkan studinya dalam ujian Fisika Part II dan kembali meraih gelar Sarjana Terbaik. Selama di Cambridge, ia belajar di bawah bimbingan tokoh-tokoh terkemuka seperti Lord Rutherford, J. J. Thomson, dan Sir Arthur Eddington.

Karier Ilmiah dan Kontribusi

Setelah lulus, Coulson memulai penelitian pascasarjananya di bawah bimbingan Sir John Lennard-Jones. Pada tahun 1936, ia meraih gelar Doktor dalam karya tentang struktur elektron metana. Karyanya yang revolusioner dalam menerapkan teori kuantum pada masalah struktur, dinamika, dan reaktivitas molekuler membuatnya diakui sebagai salah satu pionir dalam bidang ini.

Selain itu, Coulson juga berperan sebagai penginjil lay Methodis yang aktif dan memiliki pengaruh besar dalam berbagai organisasi keagamaan dan sosial. Ia dikenal sebagai sosok yang mampu menggabungkan kecintaannya pada ilmu pengetahuan dengan kegiatan kemanusiaan.

Pada tahun 1938, Coulson menikahi Eileen Florence Burrett, seorang mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan untuk menjadi guru sekolah. Mereka memiliki empat orang anak, dua laki-laki dan dua perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *